DDL (Definition Data Language)
DDL digunakan untuk membangun
kerangka database atau mendefinisikan database
dan tabel, perintah yang
digunakan, yaitu CREATE, ALTER dan DROP.
1.
Mengunakan Perintah CREATE.
Agar memudahkan dalam mempelajar mengenai DDL dengan mudah, sebaiknya kita coba
untuk membuat databasenya, misalnya kita mengambil kasus disebuah kantor, misalnya
mengenai data pribadi pegawai. Berdasarkan kasus ini kita buat database
Pendaftaran
- CREATE DATABASE peminjam_buku ;
Kemudian kita Aktifkan dengan
perintah berikut:
USE
peminjam_buku;
Setelah menggunakan
perintah diatas, kita
sudah berada dalam database pendaftaran. Setelah itu kita harus membuat
tabel baru didalam database pendaftaran.
Memahami Perintah
Pembuatan Tabel Secarah
Mudah. Dalam pembuatan tabel sebenarnya sangat mudah, kita harus sudah mengetahui table apa yang
akan dibuat, kemudian gambaran data yang
akan disimpan.
CREATE TABLE biodata (id int primary key into increment, nama varchar(30, gender varchar(15), alamat varchar(30), buku varchar(15));
CREATE TABLE biodata (id int primary key into increment, nama varchar(30, gender varchar(15), alamat varchar(30), buku varchar(15));
PRIMARY KEY adalah Kunci Utama,
dalam setiap tabel harus ada
minimal satu
kolom
yang dijadikan sebagai
PRIMARY KEY.
NOT NULL artinya setiap kolom
tidak boleh kosong, sedangkan jika diisinkan untuk
dikosongkan dapat menggunakan parameter
NULL. Setelah selesai, kita
dapat melihat tabel yang kita buat
dengan perintah SHOW TABLES.
2.
Menggunakan Perintah ALTER
Didalam MySQL,
ALTER berfungsi untuk mengubah struktur tabel yang telah dibuat. sehingga dengan
penggunaan perintah ALTER
ini maka kita
dapat mengubah kekurangan atau
kesalahan pada saat kita membuat tabel.
Sintaksnya adalah sebagai berikut :
ALTER TABEL nama_tabel [
spesifikasi perubahan ] Parameter [ spesifikasi
perubahan ] adalah pilihan yang
digunakan untuk mengubah struktur tabel yaitu CHANGE, ADD, DROP.
ALTER TABLE data_peminjam ADD tanggal varchar(30) after buku;
untuk merubah nama
ALTER TABLE data_peminjam change nama_lengkap nama varchar(30);
Untuk melihat hasil gunakan parameter DESCRIBE
- DESC data_peminjam
3. Menggunakan Perintah DROP
Perintah DROP fungsinya untuk menghapus atau menghilangkan komponen pada tabel
yang ada. baik menghilangkan primary key, kolom, tabel, index pada kolom.
Menghapus Tabel
Drop tabel nama_tabel;
Menghapus Database
Drop database nama_database;
